Rita Widyasari Bebas, GPII Kaltim : “Allhamdulilah, Beliau Masih Sangat Dicintai Masyarakat Kukar”

0
135

Kutai Kartanegara. Ketua Dewan Tanfidz Gerakan Pemuda Islam Indonesia Provinsi Kalimantan Timur (GPII Kaltim), DR. Hc. Varia Fadillah, SP. MM menyatakan ; Syukur Allhamdulilah dan sangat meyakini bahwa warga Kutai Kartanegara masih sangat mencintai sosok kepemimpinan Rita Widyasari. Hal ini diungkapkan oleh Varia Fadillah yang juga pernah menjadi Ketua KNPI Kukar pada media online Gempita News sehubungan dengan beredarnya informasi bahwa Rita Widyasari mantan Bupati Kutai Kartanegara dua priode itu sudah dinyatakan bebas dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas II A Tanggerang Banten.

Menurut Varia Fadillah kecintaan masyarakat Kukar itu sangat terlihat dari hasil Raihan suara Pilkada yang diperoleh oleh Rita Widyasari saat berpasangan Dengan H.M Ghufron Yusuf Pada Tahun 2010 sebesar 55.45 % dari enam Paslon yang lolos Pilkada saat itu. Serta Hasil perolehan suara pada tahun 2015 berpasangan dengan Edi Damansyah dengan Perolehan suara sebesar 89,44 %. Selain hal itu menurut Varia Fadillah hasil pembangunan Rita Widyasari saat menjabat dua priode itu masih sangat dirasakan oleh Masyarakat Kukar saat ini. Seperti Pembangunan Jembatan Mahakanm Kutai Kartanegara Ing Martadipura walaupun sempat roboh namun Rita Widyasari mampu bergerak cepat membangun kembali jembatan tersebut dengan link koordinasi pada pihak pemerintah pusat. Juga pembangunan terhubungnya Jembatan kecamatan Kota Bangun yang menjadi penghubung tiga kecamatan di wilayah hulu Kukar dan kabupaten lainnya seperti Kutai Barat merasakan buah tangan dari Rita Widyasari.

“Banyak lagi pembangunan yang dirasakan rakyat Kukar melalui program beliau saat itu yaitu Gerakan Rakyat Pembangunan Rakyat Sejahtera (Gerbang Raja), seperti pembangunan taman taman di ibukota Kukar, pembangunan Pasar Mangkurawang, dan beliau mampu melakukan pengosongan lokasi tanah yang akan dibangun pasar moderen saat ini yaitu Tangga Arung Square walaupun sempat dilakukan penolakan oleh sekelompok pelaku pasar awalnya. Nah Ini adalah sedikit karya besar beliau dan masih banyak lainnya” ujar Varia Fadillah yang juga ketua Yayasan Pendidikan Gempita Kukar yang membawahi beberapa PAUD di enam Kecamatan di Kukar saat ini. (Var)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here